Simeulue – KDN INDONESIA. Anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024, 2024-2029 dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, H. Ruslan M. Daud (HRD), melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Simeulue. Selasa, 21 April 2026.
Kedatangannya bersama rombongan tiba di Bandara Lasikin sekitar pukul 13.00 WIB dan disambut oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Dalam kunjungannya, anggota DPR RI itu turut didampingi sejumlah mitra kerja dari Komisi V. Di antaranya Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Satuan Kerja Wilayah 2 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, serta perwakilan Satker 2 PJN Aceh Wilayah Simeulue.
Diketahui dari salah satu kader PKB Simeulue, kunjungan kerja anggota DPR RI tersebut untuk meninjau langsung kondisi sejumlah infrastruktur di Kabupaten Simeulue, khususnya jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Terpantau setelah tiba di bandara Lasikin, HRD bersama rombongan langsung bergerak ke Kecamatan Teupah Selatan untuk meninjau kondisi Jalan wilayah itu.
Selanjutnya, rombongan dijadwalkan besok harinya melanjutkan kunjungan ke wilayah Sibigo, Kecamatan Simeulue Barat dan beberapa wilayah guna melihat langsung kondisi infrastruktur di kawasan tersebut.
Selain agenda peninjauan infrastruktur, HRD juga dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kabupaten Simeulue.
“Tadi Pak HRD sudah meninjau Jalan Pulau Bangkalak, besok direncanakan ke Sibigo”. Ujar salah seorang kader PKB Simeulue.
Kedatangan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, Aji Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P., yang juga merupakan Anggota DPR RI Komisi V, disambut hangat oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Simeulue di Bandara Lasikin.
Penyambutan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, sebagai bentuk penghormatan atas kunjungan salah satu tokoh penting nasional yang memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur dan konektivitas daerah, khususnya di wilayah Aceh.












